Konstruksi Asuransi Kapal


Bahan Konstruksi Kapal yang Dapat Diasuransikan

Asuransi kapal tidak hanya mencakup badan kapal itu sendiri, tetapi juga berbagai komponen dan material yang digunakan dalam konstruksinya. Pilihan bahan konstruksi yang tepat sangat penting untuk memastikan keselamatan dan umur pakai kapal. Berikut adalah beberapa bahan konstruksi kapal yang umum diasuransikan, beserta gambar ilustrasinya:

1. Baja/ Besi  (Steel/Iron Construction). Bahan klonstruksi ini paling banyak dipergunakan dalam pembuatan kapal dan juga konstruksi pengeboran lepas pantai (platform), hal ini dikarenakan banyak keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh Besi/Baja bila dibandingkan dengan bahan konstruksi yang lain
  • Baja Tahan Karat (Stainless Steel): Sering digunakan untuk bagian-bagian yang sering terkena air laut, seperti railing, tangga, dan peralatan dapur.
  • Baja Struktural: Merupakan bahan utama dalam konstruksi lambung kapal, rangka, dan dek.
2. Aluminium
  • Kelebihan: Ringan, tahan korosi, dan mudah dibentuk.
  • Penggunaan: Sering digunakan untuk kapal cepat, kapal pesiar, dan kapal feri.
3. Fiberglass  (Fiberglass Construction) Bahan ini dibuat dari serat Fibre yang dibentuk pada suatu cetakan tertentu, oleh karenanya maka kapal tidak dapat dibuat dalam ukuran besar. Sifat bahan konstruksi ini tidak lebih getas bila dibandingkan dengan konstruksi baja/besi, oleh karena itu sangat berbahaya bila menabrak karang, dapat meng-akibatkan kapal pecah karena sifatnya mengakibatkan kerugian Total loss. 
  • Kelebihan: Ringan, kuat, dan tahan korosi.
  • Penggunaan: Umum digunakan untuk kapal kecil, kapal pesiar, Yacht dan bagian-bagian kapal yang membutuhkan bentuk aerodinamis.
4. Kayu (Wooden Construction) adalah bahan konstruksi kapal yang tertua didunia. Pembangunan kapal berkonstruksi kayu dilakukan secara traditional dan tidak mengikuti ketentuan Biro Klassifikasi.
Dilihat dari fungsinya, jenis kapal berkonstruksi kayu ini dibagi dalam 2(dua) jenis, yaitu:
a. Kapal Sekonar, Perahu Niaga yaitu suatu jenis perahu yang dipakai sebagai alat perhubungan dari pantai ke pantai, dibagi dalam 2 jenis, yaitu :
a.1  Kapal Layar Motor (KLM) dimana tenaga penggerak utama adalah layar.
a.2  kapal Kayu Motor (KKM) dimana tenaga penggerak utama adalah motor.
b. Kapal Sanggara, yaitu jenis perahu untuk menangkap ikan.

5. Ferrocement (Ferrocement Construction) : istilah yang digunakan untuk suatu bentuk beton bertulang. Sistim penulangan dalam pembuatan kapal ini hanya terdiri dari beberapa lapis kawat atau kawat halus yang kemudian diisi dengan semen mortar dengan ketebalan kurang dari 2.50 cm. dan kemudian dilapisi semacam mortar yang tipis diatas tulangnya.

Konstruksi ferrocement saat ini hanya terbatas digunakan pada kapal-kapal ikan, karena ferrocement merupakan bahan alternatif setelah kayu yang makin lama semakin sulit di dapat, dan lebih ekonomis.

6. Komposit
  • Campuran Bahan: Kombinasi dari beberapa bahan, seperti serat karbon, resin, dan gel coat.
  • Kelebihan: Kuat, ringan, dan dapat disesuaikan dengan bentuk yang kompleks.
  • Penggunaan: Sering digunakan untuk kapal balap, kapal pesiar mewah, dan bagian-bagian kapal yang membutuhkan kekuatan tinggi dan bobot ringan.

Bahan Lainnya yang Mungkin Diasuransikan

  • Mesin: Mesin utama, mesin bantu, dan peralatan listrik.
  • Peralatan Navigasi: Radar, GPS, sonar, dan peralatan komunikasi.
  • Peralatan Keselamatan: Pelampung keselamatan, life jacket, dan peralatan pemadam kebakaran.
  • Perlengkapan Interior: Furnitur, perlengkapan dapur, dan peralatan kamar mandi.

Apa yang Diasuransikan?

Asuransi kapal akan melindungi bahan-bahan konstruksi tersebut dari berbagai risiko seperti:

  • Kerusakan Fisik: Akibat tabrakan, kandas, kebakaran, ledakan, atau bencana alam.
  • Korosi: Kerusakan akibat pengaruh air laut atau bahan kimia.
  • Kerusakan Struktural: Kerusakan pada rangka atau struktur kapal.

Mengapa Penting Diasuransikan?

  • Perlindungan Investasi: Melindungi investasi besar yang telah Anda tanamkan pada kapal.
  • Ketenangan Batin: Memberikan rasa aman dan tenang selama mengoperasikan kapal.
  • Persyaratan Hukum: Beberapa pelabuhan atau perusahaan pelayaran mewajibkan adanya asuransi kapal.

Faktor yang Mempengaruhi Premi Asuransi

  • Jenis Bahan: Bahan yang digunakan dalam konstruksi kapal akan mempengaruhi premi. Bahan yang lebih mahal atau lebih rentan terhadap kerusakan biasanya memiliki premi yang lebih tinggi.
  • Usia Kapal: Kapal yang lebih tua umumnya memiliki premi yang lebih tinggi karena risiko kerusakannya lebih besar.
  • Nilai Kapal: Semakin tinggi nilai kapal, semakin tinggi pula premi yang harus dibayar.
  • Riwayat Klaim: Kapal dengan riwayat klaim yang buruk akan dikenakan premi yang lebih tinggi.

Penting untuk diingat bahwa cakupan asuransi dapat bervariasi tergantung pada polis yang Anda pilih. Selalu baca polis asuransi Anda dengan seksama untuk memahami perlindungan yang diberikan.

info dan penawaran call-wa 087839872358

#AsuransiKapal
#AsuransiKapalLaut
#JenisAsuransiKapal
#AsuransiKapalTenggelam
#AsuransiKapalTongkang
#AsuransiKapalPESIAR
#AsuransiKapalP&I
#AsuransiKapalKargo
#PerusahaanAsuransiKapal
#ContohPolisAsuransiKapalLaut
#KonstruksiAsuransiKapal