Asuransi Marine Hull


Asuransi Marine Hull: Pelindung Andal untuk Kapal Anda
Asuransi marine hull Memberikan jaminan kerusakan atau kerugian terhadap kapal, mesin, dan peralatannya dari bahaya laut dan berbagai risiko yang mungkin terjadi selama pelayaran  (navigational perils). Polis ini memberikan jaminan finansial jika terjadi kerusakan atau kehilangan pada kapal akibat kejadian yang tidak terduga.

Perils yang Dijamin

  1. Bahaya laut seperti cuaca buruk, tenggelam, tabrakan dll. (perils of the seas)
  2. Kebakaran & ledakan
  3. Pencurian dengan kekerasan oleh orang dari luar kapal
  4. Pembuangan ke laut (jettison)
  5. Perompakan (piracy)
  6. Breakdown atau kecelakaan pada instalasi nuklir atau reaktor (pada kapal)
  7. Tabrakan dengan pesawat udara atau benda angkasa lainnya, alat transportasi darat, dock dll.
  8. Gempa bumi letusan, gunung berapi, sambaran petir.
  9. Kecelakaan akibat loading-unloading kargo atau bahan bakar
  10. Bursting of boilers pada kapal, dll
  11. Kelalaian nakhoda, crew atau pandu
  12. Kelalaian repairers atau charterers
  13. Pemberontakan atau pengambilalihan paksa oleh nakhoda dan crew (barratry)
  14. Tindakan pihak berwenang dalam mencegah atau mengurangi dampak polusi (Pollution Hazard)
  15. Tanggung jawab hukum akibat tabrakan kapal (Collission Liability)
  16. Kontribusi General Average and Salvage
  17. Biaya-biaya penyelamatan (Sue and Labour)

All Risks (Comprehensive)

Menjamin kerusakan sebagian (partial loss) dan kerusakan total (total loss). 

Total Loss 

Menjamin kerusakan total saja (tidak menjamin kerusakan sebagian)

  • Actual Total Loss (ATL)
    • Kapal telah hancur atau musnah (destroyed); atau
    • Tertanggung tidak dapat memiliki kembali kapalnya (irretrievably deprived); atau
    • Kapal telah dinyatakan “hilang” – Tidak diketemukan lebih dari 6 bulan sejak pelayaran berakhir

  • Constructive Total Loss (CTL) :
    • Tertanggung tidak dapat memiliki kembali kapalnya (deprived) dan estimasi biaya untuk mendapatkannya kembali lebih besar dari pada nilai kapal tsb. bila berhasil diselamatkan.
    • Kapal rusak sedemikian rupa sehingga biaya perbaikan lebih besar dari harga asuransi (insured value)

Type kapal :

  • Tug boat
  • Tongkang (barge)
  • Passenger vessel (ferry)
  • Kapal pesiar (yacht vessel)
  • Oil tanker
  • Kapal barang (cargo vessel)
  • Dan lain-lain.
Yang wajib dilaksanakan ketika membeli produk tersebut
  • Mempelajari dengan baik proposal penawaran yang diajukan oleh agen/broker terutama atas resiko yang dijamin dan tidak dijamin, persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi, cara pembayaran premi, kewajiban tertanggung dalam hal terjadi kerugian atau kerusakan
  • Memastikan kesehatan keuangan dari perusahaan Asuransi yang akan menjamin resiko
  • Menanyakan kartu keagenan dari agen yang menawarkan jika melalui agen
  • Mengisi Surat Permohonan Penutupan Asuransi dengan data yang sebenar-benarnya secara lengkap dan ditandatangani oleh calon tertanggung sendiri
    Data yang diminta biasanya terkait dengan:
    1. Jenis kapal
    2. Spesifikasi kapal
    3. Penggunaan kapal
    4. Nilai pertanggungan
    5. Periode pertanggungan
    6. Loss record /pengalaman klaim
  • Membantu surveyor dari perusahaan Asuransi jika ditunjuk untuk melakukan survey ke objek Asuransi sebelum penutupan Asuransi.

Manfaat Asuransi Marine Hull

  • Perlindungan Finansial: Mengganti kerugian finansial akibat kerusakan atau kehilangan kapal.
  • Ketenangan Batin: Memberikan rasa aman dan tenang selama menjalankan bisnis atau rekreasi di laut.
  • Memenuhi Persyaratan Hukum: Banyak pelabuhan dan negara mewajibkan kapal untuk memiliki asuransi.
  • Kemudahan Mendapatkan Kredit: Beberapa lembaga keuangan mensyaratkan adanya asuransi kapal sebagai jaminan dalam pemberian kredit.

Faktor yang Mempengaruhi Premi Asuransi Marine Hull

  • Jenis Kapal: Ukuran, usia, dan jenis kapal akan mempengaruhi premi.
  • Rute Pelayaran: Jarak tempuh, rute pelayaran, dan kondisi perairan juga menjadi pertimbangan.
  • Nilai Jaminan: Semakin tinggi nilai jaminan yang Anda pilih, semakin tinggi pula premi yang harus dibayar.
  • Riwayat Klaim: Riwayat klaim sebelumnya dapat mempengaruhi premi.

Contoh Klaim yang Ditanggung

  • Kapal kandas akibat badai: Asuransi akan menanggung biaya perbaikan lambung kapal yang rusak.
  • Kebakaran di ruang mesin: Asuransi akan menanggung biaya perbaikan mesin dan kerusakan akibat kebakaran.
  • Tabrakan dengan kapal lain: Asuransi akan menanggung biaya perbaikan kapal dan ganti rugi kepada pihak lain jika Anda dianggap bertanggung jawab.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

  • Baca Polis dengan Cermat: Pastikan Anda memahami semua ketentuan dalam polis, termasuk pengecualian dan persyaratan klaim.
  • Pilih Perusahaan Asuransi Terpercaya: Pilih perusahaan asuransi yang memiliki reputasi baik dan pengalaman dalam asuransi maritim.
  • Perbarui Polis Secara Berkala: Pastikan polis asuransi Anda selalu up-to-date dan mencakup semua risiko yang mungkin terjadi.

Dengan memiliki asuransi marine hull, Anda dapat melindungi investasi besar Anda pada kapal dan memastikan kelangsungan bisnis atau hobi Anda di laut.
Produk bisa didapatkan melalui call-wa: 087839872358

#AsuransiKapal
#AsuransiKapalLaut
#JenisAsuransiKapal
#AsuransiKapalTenggelam
#AsuransiKapalTongkang
#AsuransiKapalPESIAR
#AsuransiKapalP&I
#AsuransiKapalKargo
#PerusahaanAsuransiKapal
#ContohPolisAsuransiKapalLaut
#AsuransiMarineHull